tour ke turki januari 2017

Hierapolis di Turki, Benarkah Lebih Megah Daripada Colloseum Romawi?

Posted by touradmin on 21st February 2018
| 50 views

Turki memiliki tempat bersejarah dan cantik untuk dikunjungi.  Salah satunya adalah kota tua yang ada di Turki, yaitu Hierapolis. Jika kita berkunjung ke Turki jangan lewatkan tempat yang satu ini, karena kita akan terpana dengan keunikannya dan membuat kita serasa berada di dunia mitologi.

hierapolis-pamukkale-cover

 

Hierapolis adalah

Hierapolis adalah sebuah kota kuno yang terletak di mata air panas di Frigia klasik di Anatolia barat daya. Hierapolis berupa sebuah reruntuhan kota tua zaman Romawi kuno yang dibangun pada abad ke-2 SM. Di zaman Romawi kuno daerah ini begitu ramai dengan ditandai berbagai bangunan besar didirikan. Mulai dari coloseum Romawi, pasar, pemukiman penduduk hingga pemandian untuk rakyat Romawi. Kemegahannya masih bisa disaksikan hingga kini, walau beberapa sudah ada yang runtuh akibat diterjang beberapa kali gempa besar. Reruntuhannya berdekatan dengan Pamukkale modern di Turki dan saat ini terdiri dari sebuah museum arkeologi yang ditunjuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Ditahbiskan oleh UNESCO ditahun 1988 sebagai World Heritage Sites yang harus dilindungi.
hierapolis teater senja

Hierapolis di Turki

Hierapolis terletak di lembah Büyük Menderes (lembah Meander) yang berdekatan dengan kota-kota Turki modern di Pamukkale dan Denizli. Terletak di wilayah Aegean bagian barat Turki, yang memiliki iklim beriklim hampir sepanjang tahun. Hierapolis berdiri pada masa Roman Empire dan Byzantine Empire.

Sejarah Hierapolis Pamukkale

Pada awal abad ke-3 SM, sebuah kuil dibangun oleh orang Phrygia di lokasi tersebut yang didedikasikan untuk Hieron. Lokasi pembangunan kuil ini di kemudian hari menjelma menjadi Hierapolis. Pada abad ke-2 SM, Hierapolis dikembangkan menjadi tempat spa yang dipersembahkan kepada Raja Pergamon, Eumenes II, oleh Roma. Asal nama Hierapolis masih diperdebatkan.

Sebagian percaya nama Hierapolis diambil dari kuil Hieron yang didirikan di tempat tersebut. Sebagian lain berpendapat Hierapolis diambil untuk menghormati Hiera, istri Telephos, yang telah mendirikan dinasti Attalid. Hierapolis cepat populer sebagai resor pengobatan, dengan mata air panas yang dipercaya memiliki berbagai khasiat penyembuhan. Ketika raja terakhir dinasti Attalid terbaring sekarat, dia mengembalikan Hierapolis kepada Roma.

Selama abad berikutnya sebagian besar kota telah berubah dari akar Yunani menjadi sebuah kota Romawi. Pada awal abad ke-1 M, Hierapolis dirusak oleh gempa bumi, dan beberapa dekade kemudian, pada masa Nero, kota hampir hancur seluruhnya oleh gempa lain. Kota ini lantas dibangun kembali dengan sepenuhnya mengadopsi gaya Romawi. Selama dua abad berikutnya, Hierapolis terus berkembang dengan Kaisar Hadrian membangun sebuah teater yang terkenal. Pada awal abad ke-3, kota ini diberikan status khusus yang disebut Neocoros oleh kaisar Caracalla. Ini memberi Hierapolis sejumlah hak istimewa dalam sistem hukum Romawi. Hierapolis terus berkembang dengan populasi mencapai lebih dari 100.000 orang. Kota ini semakin terkenal karena mata air dan berbagai kuil yang dimilikinya.

Pada abad ke-12 wilayah ini  di bawah kendali kesultanan Seljuk Konya. Pada perkembangannya Hierapolis tercatat turut diperebutkan selama Perang Salib dan akhirnya mulai ditinggalkan menjelang akhir abad ke-14. Pada awal abad ke-16, Hierapolis sekali lagi dilanda gempa, tetapi dengan tidak adanya penduduk yang mendiami kota, maka kerusakan tidak pernah diperbaiki. Reruntuhan kota hampir tak tersentuh sampai penggalian kembali yang dilakukan pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.  Hierapolis pertama kali digali oleh arkeolog Jerman Carl Humann (1839-1896) selama bulan Juni dan Juli 1887.

Kota Suci Hierapolis

Hierapolis juga dikenal sebagai Kota Suci karena di sana banyak  kuil-kuil keagamaan dan juga menjadi tempat tinggal bagi orang-orang Yahudi dan Kristen. Diperkirakan pada puncaknya, terdapat populasi sekitar 50.000 orang Yahudi. Orang-orang Kristen mulai pindah ke Hierapolis dari paruh pertama abad ke-1 M. Pada abad ke-4 M, Kristen hampir seluruhnya memberantas kepercayaan pagan yang dulunya berkembang di kota ini. Gua suci, Plutonium, diisi dengan batu oleh orang-orang Kristen untuk melambangkan dominasi. Tempat mandi tak ketinggalan diubah menjadi sebuah basilika Kristen.

Situs-situs di Hierapolis

Ada banyak situs yang terdapat di Hierapolis. Di sini kita bisa menemukan sisa-sisa reruntuhan bangunan, katedral, kuil, tembok-tembok, pilar, amphiteather, dan kuburan-kuburan tua (necropolis). Tempat ini juga merupakan tempat bersejarah yang bisa membawa kita serasa berada di zaman Romawi ribuan tahun silam. Beberapa situs paling penting di antaranya Kuil Apollo, Nymphaeum atau kuil untuk peri dalam bentuk air mancur yang sangat besar, Plutonium atau tempat suci untuk dewa dunia bawah, teater yang didirikan pada masa kaisar Titus Flavius Vespasianus, dan Martyrium atau makam St. Philip yang dipercaya tewas setelah disalibkan terbalik di Hierapolis.

denah-hierapolis

a. Teater Hierapolis

Di kota ini terdapat Teater yang pertama dibangun di timur laut di atas gerbang utara ketika kota kuno dihancurkan oleh gempa bumi di sekitar abad 1 dan di bangun kembali +/- 40 tahun kemudian pada masa pemerintahan Kaisar Vespasian dengan menggunakan sisa-sisa dan kursi yang bangunan pertama. Ada empat pintu masuk ke teater, masing-masing dengan enam patung dalam relung diapit oleh kolom marmer. Auditorium terdiri dari ditumpuk tempat duduk dengan kapasitas 15.000 dan membagi oleh koridor horisontal. Auditorium tersegmentasi menjadi sembilan lorong melalui delapan lorong vertikal. Karena, peradaban kuno bangsa barat sangat identitek dengan teatre, nah teater di Hierapolis ini setelah gempa pada pada 60 sebelum masehi, teater ini dibangun dilereng bukit. Teater ini merupakan salah satu produk terbaik dari dekorasi theater roma. di teater ini masih terdapat kurang lebih 30 kursi yang masih dijamin keasliannya dengan ukiran sebagai hiasannya.

Hierapolos teater

b. Kuil Apollo

Temple of Apollo”(Kuil Apollo) merupakan sebuah kuil dewa utama kota selama periode Helenistik, di dalam situs ini juga terdapat kuil-kuil untuk Cybele, Artemis, Pluto, dan Poseidon. Ada juga Plutonium / Gerbang Pluto sebuah gua kecil hanya cukup besar untuk satu orang untuk masuk melalui pintu masuk berpagar, di dalam gua ini terdapat gas karbon dioksida yang mencekik, gas ini disebabkan oleh aktivitas geologi bawah tanah. Apollo dianggap sebagai pendiri kota Hierapolis ini, maka di sinilah dibangun kuil Apollo yang gaya bangunannya berasal dari masa Hellenistik.

kuil apollo hierapolis

c. Kuil Nymphaeum

Kuil Nymphaeum memiliki air mancur yang mampu menyalurkan air ke rumah-rumah di kota Hierapolis menggunakan jalur-jalur pipa yang tertata dengan sangat rapi. Banyak sekali peninggalan-peninggalah sejarah disini berupa candi-candi, gereja-gereja dan ada Teater Hierapolis yang terawat baik, kita bisa melihatnya terutama bangunan panggung, yang indah dihiasi dengan relief. Dibangun sekitar 200 SM.

Nymphaeum Hierapolis

d. Nekropolis

Nekropolis merupakan peninggalan terkenal dari Hierapolis, terletak tepat di luar tembok kota bagian Utara. Di sinilah salah satu tempat pemakaman terbesar di seluruh Turki. Nekropolis berisi sarkofagus, dari banyak jenis makam, dan monumen-monumen pemakaman yang berasal dari masa Hellenistik hingga masa Kristian awal. Ada juga banyak prasasti di sini, lebih dari 300 prasasti yang telah diterjemahkan dan diterbitkan.

necropolis hierapolis

Wisata di Hierapolis

Pemerintah Turki sangat mendukung pariwisata sebagai salah satu sumber devisa utama di negeri itu. Mulai dari infrastruktur yang terawat dengan baik hingga transportasinya yang mengagumkan. Pintu gerbang ditata dengan apik dan bahkan tiket masuk menggunakan pintu otomatis dengan tiket yang bisa dijadikan souvenir bagi wisatawan yang berkunjung.

Hierapolis ini begitu luas, Apabila berjalan kaki memutuhkan waktu selama lebih dari 2 jam untuk menjelajahi tempat bersejarah ini. Agak di luar kompleks Hierapolis ada Necropolis, pemakaman umum. Bila masuk dari pintu Utara akan melewati Necropilis ini. Mulai dari coloseum Romawi, pasar, pemukiman penduduk hingga pemandian untuk rakyat Romawi. Kemegahannya masih bisa disaksikan hingga kini, walau beberapa sudah ada yang runtuh akibat diterjang beberapa kali gempa besar.

hierapolis-pamukkale-turki 5

Berjalan dari pintu gerbang Hierapolis kita mulai disuguhkan oleh museum terbesar di dunia. Sisi kanan terdapat bangunan raksasa zaman Romawi kuno dengan segala macam keanggunannya yang masih bisa kita nikmati. Sementara sisi kiri terdapat Pamukkale atau Cotton Castle yang berarti Istana Kapas. Sebuah pemandian air panas yang dibangun pada zaman Romawi kuno sebagai alat terapi. Nun jauh di ujung Pamukkale terdapat pegunungan yang diselimuti oleh salju abadi.

pamukkale-istana-kapas-turki

Data Hierapolis

Alamat: 20280 Pamukkale/Provinsi Denizli, Turki
Jam buka: Setiap Hari 06.30 – 21.00
Wilayah: Frigia
Ditunjuk sebagai situs warisan dunia UNESCO: 1988

Hierapolis Google Map

Panorama 360 Hierapolis

Video Hierapolis


Anda ingin mengetahui Kapan Tour ke Turki terdekat? Atau anda ingin menentukan sendiri destinasi dan rencana trip tour ke Turki anda? Kami dapat membantu anda dengan membuatkan Custom Itinerary khusus untuk anda. Dengan Private Tour ke Turki kami, bahkan anda dapat menentukan sendiri tanggal keberangkatannya.

Tunggu apalagi, silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai harga dan pemesanan Pemesanan Paket Tour ke Turki, Private Tour Turki / Family Tour Turki :


089-697-287-456 Area Indonesia ( Call, Whatsapp , Line )