tour ke turki januari 2017

Paket Wisata Tour ke Turki 7 Hari 6 Malam Desember / Musim Dingin (Winter) 2020

Posted by dika on 23rd June 2018
| 416 views

musim dingin di istanbul turki

Paket Wisata Tour Ke Turki 7 Hari 6 Malam Desember / Musim Dingin (Winter) 2020

Musim dingin berselimut salju di bulan Desember kembali mewarnai bentangan alam di negeri Turki. Hawa yang cukup dingin tak menyurutkan minat wisatawan untuk berpetualang menikmati sensasinya. Terlebih, bagi para pelancong yang dating dari negeri bukan 4 musim, seperti Indonesia misalnya, momen liburan ke Turki di musim dingin tentu akan menjadi kenangan manis dan tak terlupakan. Bermain dengan alam dan menikmati pesona bangunan bersejarah nan kokoh berdiri di sepanjang bibir selat Bosphorus sungguh mengasyikkan. Ikuti Paket Wisata Tour ke Turki 7 Hari bersama tim Tour ke Turki.

Bersama tim dari tourketurki.com, Anda akan diajak menelusuri jejak kejayaan bangsa Turki zaman dulu yang peninggalannya kini masih kokoh berdiri dan terawat sebagai salah satu kekayaan destinasi wisata negeri Turki. Ditambah lagi dengan alamnya yang meneduhkan setiap mata, memanjakan para pelancong untuk betah berlama-lama menikmati keindahannya. Selama 7 hari 6 malam, kita akan mengunjungi beberapa destinasi wisata populer dan tentunya sayang untuk dilewatkan. Kemana sajakah itu? Ada Blue Mosque atau Masjid Biru, naik kapal di Selat Bosphrous (optional), Pasar Sutra, Kolam Cleopatra, belanja di Grand Bazaar, dan masih banyak obyek wisata lainnya yang akan kita sambangi, bersama paket wisata dari tourketurki.com tentunya.

Harga Paket Wisata Tour Ke Turki 7 Hari 6 Malam Desember / Musim Dingin (Winter) 2020

Jadwal promo paket tour ke turki murah desember musim dingin


Itenerary Tour Ke Turki  7 Hari 6 Malam Desember / Musim Dingin (Winter) 2020

Hari 1     ISTANBUL          MM

  • Hari ini peserta datang di Bandara International Ataturk di Istanbul Turki.
  • Peserta akan dijemput oleh Local Tour Guide Berlisensi kami di pintu kedatangan.
  • Menuju kota dan melanjutkan tour di kota Istanbul.
  • Destinasi yang akan dikunjungi di kota Istanbul : Masjid Biru, Hagia Sophia, Bosphorus Cruise.
  • Melanjutkan perjalanan menuju ke kota Bursa
  • Hari ini bermalam di Bursa.

Hari 2     BURSA – KUSADASI          S | MS | MM

  • Pagi hari sarapan di hotel.
  • Melanjutkan tour di kota Bursa.
  • Destinasi yang akan dikunjungi : Masjid Hijau, Makam Sultan Mehmet I (GREEN TOMB), Pasar Sutra, Mencoba makanan oleh-oleh khas Turkish Delight, Gunung Uludag (pada saat musim dingin di Turki).
  • Melanjutkan perjalanan menuju kota Kusadasi melalui kota Izmir.
  • Hari ini bermalam di Kusadasi.

Hari 3     KUSADASI – PAMUKKALE          S | MS | MM

  • Pagi hari sarapan di hotel.
  • Melanjutkan tour di Kusadasi.
  • Destinasi yang akan dikunjungi di Kusadasi : Kota Tua Kuno terbesar di Turki : Ephesus Ancient City, Perpustakaan Celcus di Ephesus, Grand Theatre di Ephesus, Melihat fashion show di outlet kulit terkenal di Turki.
  • Setelah makan siang melanjutkan perjalanan menuju ke Pamukkale.
  • Destinasi yang akan dikunjungi di Pamukkale : Istana Kapas (Cotton Castle), Pamukkale Travertine, Cleopatra Pool.
  • Hari ini bermalam di Pamukkale.

Hari 4     PAMUKKALE – KONYA – CAPPADOCIA          S | MS | MM

  • Pagi hari sarapan di hotel.
  • Melanjutkan perjalanan menuju ke Cappadocia melalui kota Konya.
  • Di Konya kita akan mengunjungi : Mevlana Museum, Sultanhan Caravanserai.
  • Melanjutkan perjalanan ke Cappadocia.
  • Di Cappadocia kita akan mengunjungi : Kota bawah tanah.
  • Hari ini bermalam di Cappadocia.

Hari 5     CAPPADOCIA          S | MS | MM

  • Pagi hari bagi yang berminat bisa naik balon udara (optional).
  • Kembali ke hotel untuk persiapan tour hari ini.
  • Pagi sarapan di hotel.
  • Melanjutkan tour di Cappadocia.
  • Destinasi yang akan dikunjungi di Cappadocia : Uchisar Castle, Gorema Panorama, Lembah Unta, Lembah Pasabag, Pabrik karpet terkemuka di Cappadocia, Kerajinan lokal keramik terbaik, Menonton pertunjukan Sufi (optional)
  • Hari ini bermalam di Cappadocia.

Hari 6     CAPPADOCIA – ISTANBUL          S | MS | MM

  • Pagi hari sarapan di hotel.
  • Melanjutkan tour di kota Cappadocia : Mengunjungi kerajinan batu akik terkemuka di Cappadocia.
  • Dengan menggunakan domestic flight di Turki, dari Cappadocia terbang menuju ke
  • Destinasi yang akan dikunjungi di Istanbul : Istana Topkapi, Grand Bazaar, Taksim Square.
  • Hari ini bermalam di Istanbul.

Hari 7     ISTANBUL          S | MS | MM

  • Pagi hari sarapan di hotel.
  • Free time di Istanbul.
  • Transfer ke Bandara International Ataturk di Istanbul Turki.

Mengapa memilih bersama tourketurki.com

  • Berwisata sekaligus mempelajari kebudayaan asli Turki menjadi keunggulan kami karena tour guide kami asli dari Turki, sehingga sangat paham dengan kebiasaan, adat dan sejarah Turki itu sendiri.
  • Tour Guide kami professional dan berlisensi resmi dari negara, menguasai bahasa dari Inggris sampai Bahasa Indonesia dengan baik, kami memberikan Tour Guide terbaik.
  • Driver kami professional dengan standar perjalanan Eropa dan pengalaman mendampingi para turis Eropa sehingga kenyamanan dalam perjalanan tidak perlu diragukan dan berlisensi terdaftar.
  • Akomodasi terbaik dalam kelasnya, meskipun bintang 4 dan 5, team kami telah melakukan penilaian langsung ke Turki, dari sisi pelayanan, fasilitas dan kenyamanan, dan kita pilihkan makanan yang terbaik untuk Klien Indonesia disesuaikan dengan lidah orang Indonesia .
  • Pelayanan Premium yang akan kami berikan untuk mencapai kepuasan dalam menikmati Liburan ke Turki sehingga Anda akan mendapatkan sebuah pengalaman terbaik di Turki yang akan diingat Anda selamanya.
  • Jika Anda berkesempatan ingin menikmati Balon Udara di Cappadocia kami memberikan pengalaman terbaik di Turki dengan pilot balon terbaik berlisensi dan berasuransi dengan rute terbaik yang berbeda dengan lain, sehingga Anda akan menikmati Cappadocia dengan berbeda dan lebih puas untuk pengalaman balon udara terbaik.

Tempat Liburan Musim Dingin (Winter) di Turki Selama 7 Hari 6 Malam

Beberapa destinasi wisata di Turki yang akan kita kunjungi bersama tourketurki.com diantaranya yaitu:

  • Masjid Biru
  • Hagia Sophia
  • Bosphorus Cruise
  • Masjid Hijau
  • Makam Sultan Mehmet I (GREEN TOMB)
  • Pasar Sutra
  • Mencoba makanan oleh-oleh khas Turkish Delight
  • Gunung Uludag (pada saat musim dingin di Turki)
  • Ephesus Ancient City
  • Perpustakaan Celcus di Ephesus
  • Grand Theatre di Ephesus
  • Melihat fashion show di outlet kulit terkenal di Turki
  • Istana Kapas (Cotton Castle)
  • Pamukkale Travertine
  • Cleopatra Pool
  • Mevlana Museum
  • Sultanhan Caravanserai
  • Kota bawah tanah
  • Naik balon udara (optional)
  • Uchisar Castle
  • Gorema Panorama
  • Lembah Unta
  • Lembah Pasabag
  • Pabrik karpet terkemuka di Cappadocia
  • Kerajinan lokal keramik terbaik
  • Menonton pertunjukan Sufi (optional)
  • Mengunjungi kerajinan batu akik terkemuka di Cappadocia
  • Istana Topkapi
  • Grand Bazaar
  • Taksim Square

Obyek Wisata Tour ke Turki 7 Hari 6 Malam Desember / Musim Dingin (Winter) 2020

Obyek Wisata di Istanbul

  • Masjid Biru

Dikenal juga dengan nama Blue Mosque, masjid bersejarah di Istanbul Turki ini menampilkan keanggunan seni arsitektur islam yang sungguh memesona setiap mata. Bangunannya megah dan dihiasi dengan kaligrafi islam serta ribuan keramik Iznik berwarna biru yang menjadikan masjid ini terkenal dengan nama Masjid Biru. Sedefkar Mehmed Aga, sang arsitektur masjid ini membuat desain masjid dengan 6 menara yang menjulang tinggi ke langit Istanbul. Sultan Ahmed I sebagai pelopor pembangunan Blue Mosque ini bermaksud untuk menandingi kemegahan bangunan Hagia Sophia yang telah dahulu berdiri tepat di sampingnya.

Baca Yuk :   Masjid Biru Sultan Ahmed / Blue Mosque di Istanbul Turki Punya Menara dari Emas?

  • Hagia Sophia

Interior kaligrafi Hagia Sophia Istanbul Turki

Sejak zaman Kekuasaan Romawi, bangunan Gereja Ortodoks ini telah berdiri megah menghiasi kota Konstantinopel (Istanbul-sekarang). Keindahan arsitektur bangunan, kekayaan kota, serta keindahan alam di sekelilingnya membuat banyak penguasa dari negeri lain ingin mengambil alih kekuasaannya. Telah banyak kegagalan yang terjadi selama perebutan itu, hingga akhirnya Sultan Mehmed II yang memimpin pasukan Utsmaniyah berhasil merebutnya dan ia mendapatkan gelar Al-Fatih, dan kini ia juga dikenal sebagai Muhammad Al-Fatih. Salah satu kebijakannya yaitu mengubah Hagia Sophia menjadi sebuah masjid. Kini, Hagia Sophia telah beralih fungsi lagi menjadi sebuah museum yang diresmikan pada 1935 oleh Presiden Mustafa Kemal Pasha.

Baca Yuk :   Hagia Sophia Turkey, Bukti Keharmonisan Islam dan Kristen

  • Bosphorus Cruise

Berkunjung ke Turki, tentu Anda juga ingin mencoba wahana yang satu ini. Ya, Bosphorus Cruise. Menjadi salah satu ikon wisata popular di Turki, kapal pesiar yang menyusuri Selat Bosphorus ini menyajikan keindahan panorama alamnya yang memesona, berpadu dengan bangunan kuno dan bersejarah yang masih kokoh berdiri di sepanjang Selat Bosphorus.

Baca Yuk :   Bosphorus Istanbul Turki, Melihat Eksotisme Asia dan Eropa Sekaligus

Obyek Wisata di Bursa – Kusadasi

  • Masjid Hijau

Atsitektur Masjid Hijau di Bursa

Ukuran bangunannya masjid Hijau ini tidak sebesar Masjid Agung Bursa, namun ada keindahan tersendiri yang merupakan peralihan seni arsitektur dari zaman Seljuk ke masa Kesultanan Utsmaniyah, dengan menyajikan kubah besar dan menara yang tinggi. Sultan Celebi Mahmet sebagai pelopor pembangunannya memilih Haci Ivaz Pasha untuk mendesain bangunan masjid Hijau (Yesil Camii) ini. Hasilnya, masjid memiliki ornament indah yang dibuat langsung oleh pelukis ternama seperti Haci Ali, Ilyas Ali serta Mehmet Mecnun.

Baca Yuk :   Masjid Hijau (Green Mosque) Yesil Camii di Bursa Turki

  • Makam Sultan Mehmet I (GREEN TOMB)

Yeşil Türbe (Green Tomb) merupakan tempat pemakaman dari Sultan Utsmaniyah yang dibangun oleh Putra Mehmed dan penerus Murad II, setelah kematian sultan pada tahun 1421. Ada beberapa orang yang dimakamkan di dalamnya. Paling besar tentu saja milik Sultan Mehmet I. Keramik penutup makam bagian atas tertutup kaligrafi dan sebuah turban di ujungnya.

Baca Yuk :   Green Tomb, Makam Sultan Mehmet I dan Ikon Bursa
  • Pasar Sutra

Koza Han di Bursa menjadi salah satu sentra jual-beli kain sutra di Turki. Di Koza Han ini, selain banyak toko yang menjual kain sutra, ada juga café serta restoran. Koza Han terletak di Koza Park, Ataturk Avenue yang dibangun pada tahun 1491 oleh Sultan Beyazit II. Sejak dulu memang telah menjadi pasar sutera (silk market) dikarenakan Kota Bursa merupakan pemberhentian terakhir pada jalur sutera.

Baca Yuk :   Koza Han, Pasar Sutra Bersejarah di Kota Bursa
  • Mencoba makanan oleh-oleh khas Turkish Delight

jajanan di grand bazaar

Turki memiliki banyak makanan dan minuman khas yang juga diminati oleh wisatawan asing, termasuk dari Indonesia. Cita rasa, bentuk, bumbu, dan bahannya pun beragam. Kali ini, kita akan mencicipi Turkish Delight. Camilan khas Turki berasa manis ini terbuat dari campuran tepung (gel pati), air dan gula serta bahan lainnya yang membuatnya digemari oleh pelancong, terutama bagi penggemar makanan yang manis-manis. Biasanya berbentuk dadu dan ditaburi dengan serbuk gula di sekelilingnya.

Baca Yuk :   Turkish Delight, Kudapan Lezat Khas Tanah Turki
  • Gunung Uludag (pada saat musim dingin di Turki)

Terkenal sebagai tempat wisata favorit, Gunung Uludag adalah pusat wisata musim dingin dan olahraga alam terbesar di Bursa, Turki. Juga disebut Gunung Olimpos dan Gunung Kesis (Mosk), Uludag memiliki tinggi 2543 meter, panjang 40 km dan lebar sekitar 15-20 km. Terletak di Bursa, sejarah Gunung Agung didasarkan pada Era Byzantium (Periode Romawi Timur): Setelah agama Kristen diterima sebagai agama resmi di Kekaisaran Roma, banyak biara dan gereja milik para biarawan didirikan di sekitar Uludag. Selain itu, ketika Ottoman Sultan Orhan Gazi menaklukkan Bursa, banyak darwis (santons) seperti Doglu Baba yang terkenal, Geyikli Baba dan Abdal Murat tinggal di sini.

Baca Yuk :   Gunung Uludag Turki, Wisata Salju yang Memesona di Bursa

Obyek Wisata di Kusadasi – Pamukkale

  • Ephesus Ancient City

terrace houses (ephesus)

Ephesos atau Efesus adalah kota Yunani kuno yang di kemudian hari menjadi kota Romawi, terletak di pesisir barat Asia Kecil, dekat Selçuk modern, Provinsi Izmir, Turki. Di dalam kompleks Ephesus ini terdapat beberapa bangunan di antaranya Perpustakaan Celcus, Grand Theater, Bath of Varius, State Agora, Temple of Domitian, Memmius Monument, Hercules Gate, dan masih banyak lagi. Selain itu di atas sebuah bukit terdapat House of Virgin Mary yang dipercaya sebagai tempat Bunda Maria menghabiskan hari-hari terakhirnya. Para arkeolog Austria yang mulai menggali Ephesus pada tahun 1895, mengambil beberapa bagian dekorasi kota kuno ke Eropa (tahun 1906) yang dipamerkan di Museum Ephesos Wina, serangkaian ruang pameran yang tenang di bekas istana kaisar Habsburg.

Baca Yuk :   Benarkah di Ephesus Turki Tempat Kisah Ashabul Kahfi Terjadi?

  • Perpustakaan Celcus di Ephesus

Perpustakaan Celsus dibangun antara tahun 110 dan 135 M oleh Gaius Julius Aquila untuk menghormati ayahnya, Celsus Polemaeanus. Terdapat area baca utama yang terletak di lantai satu langit-langitnya yang tinggi. Lantai atasnya mengelilingi area baca dan menyimpan gulungan-gulungan dalam ceruk-ceruk di dinding. Buku-buku yang ditulis tangan dibawa ke area pembacaan oleh para petugas dan diserahkan kepada pembaca hanya untuk digunakan di ruang baca utama saja. Perpustakaan pernah dibakar pada abad ke-3 dan dikembalikan pada abad ke-4. Kemudian hancur oleh gempa bumi pada abad ke-10 dan telah dipulihkan dengan bantuan dari Austrian Archaeological Institute.

Baca Yuk :   Perpustakaan Celcus, Kenangan untuk Julius Celsus Polemaeanus
  • Grand Theatre di Ephesus

The Great Theatre dengan kapasitas 25.000 penontonnya adalah yang terbesar di Asia Kecil, setelah Colossseum di Roma yang terbesar kedua di Kekaisaran Romawi. Dibangun di sisi Gunung Panayir, berukuran 300 meter x 150 meter secara keseluruhan dan terlihat jelas dari Kusadasi ke jalan Selcuk, serta masih mengesankan hingga saat ini. Teater Efesus cukup terkenal karena ini adalah tempat dimana rasul Paulus harus membela diri terhadap tuduhan ateisme. Pembangunannya dimulai pada zaman Helenistik, tetapi Efesus memulai permulaan dengan pembaruannya selama masa pemerintahan kaisar Claudius.

Baca Yuk :   Grand Theatre Ephesus Turki, Struktur Paling Megah di Kota Kuno Efesus
  • Melihat fashion show di outlet kulit terkenal di Turki

Di dalam show room kulit mereka, kita akan mendapatkan penjelasan tentang perusahaan dan produksi kulitnya. Ada berbagai macam produk fashion berbahan kulit yang terpajang dalam outlet. Selain itu, kita akan menyaksikan penampilan dari beberapa model yang memperagakan fashion show, tentu saja untuk menarik perhatian para pengunjung dengan beberapa produk kulit mereka.

Baca Yuk :   Belanja Sekaligus Lihat Fashion Show di Outlet Kulit Turki
  • Istana Kapas (Cotton Castle)

Pamukkale diartikan sebagai ‘cotton castle’ atau ‘kastil kapas’ karena keberadaan lereng gunung putih yang menakjubkan. Pamukkale terletak di bagian selatan wilayah Aegean Turki, sekitar 19 km dari kota Denizli. Bagaimana Cotton Castle bisa terbentuk? Ada puluhan mata air panas di Pamukkale. Panjang lereng Cotton Castle Pamukkale yang ditutupi oleh putih-salju sepanjang 2 kilometer. Air mineral yang terus mengalir dari lereng yang curam digunakan oleh pematung dalam menciptakan endapan travertin salju putih yang unik.

Baca Yuk :   Benarkah Pamukkale di Turki terlihat seperti Istana Kapas / Cotton Castle?

  • Pamukkale Travertine

keindahan pamukkale kala senja

Sumber air panas di bagian Anatolia barat di Pamukkale dihangatkan oleh panas air bawah tanah pada suhu 33-36 derajat Celcius dan mengandung kalsium hidrokarbonat. Pergerakan tektonik sering memicu gempa bumi di daerah ini dan memunculkan sejumlah mata air yang sangat panas. Mata air inilah yang menciptakan Pamukkale dengan kandungan mineralnya yang besar. Ketika air panas bersentuhan dengan karbon dioksida akan mulai kehilangan kehangatannya, sementara karbon dioksida dan karbon monoksida dilepas ke udara. Akibatnya kalsium karbonat mengendap dan membentuk travertine yang luar biasa.

  • Cleopatra Pool

Kolam ini terletak di atas kolam Pamukkale, salah satu lokasi yang sangat spektakuler yang bersumber dari mata air panas yang sama. Di sini kita dapat mandi di kolam yang sama dimana Cleopatra pernah berenang. Fasilitas spa modern yang dikelola secara profesional memungkinkan wisatawan untuk menikmati kolam penyembuhan bersejarah ini. Berbeda dengan air putih dari kolam-kolam yang lebih rendah, Kolam Antik yang disenangi oleh Cleopatra (Ratu Mesir) adalah air hangat yang bersih dan jernih.

Baca Yuk :   Cleopatra Pools Pamukkale, Kolam Antik yang Bersejarah di Turki

Obyek Wisata di Pamukkale – Konya – Cappadocia

  • Mevlana Museum

Mevlana Museum di Konya Turki

Museum Mevlana yang terletak di Konya, Turki adalah mausoleum / tempat peristirahatan terakhir dari Jalaluddin Rumi, seorang sufi Persia yang juga dikenal sebagai Mevlâna atau Rumi. Tempat ini sekarang juga menjadi pondok atau sekolah untuk para darwis atau yang lebih dikenal sebagai ‘whirling dervishes’. Didirikan pada tangal 2 Maret 1927 dengan jam buka jam buka di setiap harinya pukul 09.00–16.30. Di museum dan masjid Mevlana, kita bisa menyaksikan beberapa makam yang terawat dengan baik, al-Quran kuno dengan tinta emas yang mengagumkan, serta puisi-puisi Mevlana dalam tulisan Arab disimpan di dalam kotak kaca. Di beberapa bangunan museum terdapat patung lilin bentuknya menyerupai tarian para sufi.

Baca Yuk :   Mevlana Museum Konya-Turki, Wisata Ziarah Sang Guru Sufi

  • Sultanhan Caravanserai

The Sultanhanı caravanserai yang terletak di jalan Aksaray-Konya di Anatolia Tengah dan dianggap sebagai yang terbesar di Anatolia, dibangun 8 abad yang lalu oleh Anatolian Seljuk Sultan Alaaddin Keykubat di Jalan/Jalur Sutra sebagai akomodasi dan titik aman bagi mereka yang melakukan perjalanan untuk perdagangan. Rumah tamu besar yang dirancang untuk menyambut pedagang keliling dan kafilah, saat mereka berjalan di sepanjang rute perdagangan ini dan memberikan kesempatan bagi pedagang untuk makan, beristirahat dan mempersiapkan diri dengan aman untuk perjalanan selanjutnya. Juga untuk bertukar barang atau berdagang di pasar local serta untuk bertukar budaya, bahasa, dan ide.

Baca Yuk :   Sultanhani Caravanserai Turki, Hotel Gratis di Perlintasan Jalur Sutra

  • Kota bawah tanah

Salah satu karakteristik Cappadocia adalah memiliki banyak kota bawah tanah. Sudah diketahui bahwa ada lebih dari seratus permukiman bawah tanah di wilayah tersebut. Kota-kota bawah tanah yang diduga digunakan sejak Zaman Perunggu, dulunya merupakan pemukiman sebagian besar pada periode Bizantium. Pada periode ini, meningkatnya invasi memaksa penduduk setempat untuk membangun kota bawah tanah untuk tujuan perlindungan dan agama.

Baca Yuk :   Kota Bawah Tanah Derinkuyu, Mengungkap Misteri Kota Ribuan Tahun Yang Lalu

Obyek Wisata di Cappadocia

  • Uchisar Castle

Uçhisar Castle, benteng batu ini menawarkan pemandangan panorama yang indah dari kawasan dan Gunung Erciyes. Pintu dan jendela diukir ke dalam formasi batuan sejak abad ke-4, ketika orang Kristen dan penduduk setempat lainnya menggunakan gua untuk berlindung untuk menghindari penganiayaan. Selain menikmati pemandangan yang mengagumkan, kita juga bisa mengabadikannya dalam foto album yang akan selalu dikenang dan menjadi cerita yang mengesankan.

Baca Yuk :   Uchisar Castle Cappadocia, Istana Batu Dengan View Spektakuler
  • Gorema Panorama
goreme open air museum cappadocia turki
Goreme Panorama

Dihiasi dengan lukisan dinding berwarna-warni dalam gaya Bizantium, koleksi gereja-gereja batu karang ini sudah masuk di daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Goreme Panorama Turki menyajikan aneka bebatuan yang menjulang ke langit dengan beragam formasi yang unik, bentuknya mirip seperti rumah peri. Terletak di situs warisan dunia UNESCO di Goreme, Goreme Panorama mudah dicapai dalam 5 menit dengan berjalan kaki dan hanya berjarak sekitar 1,5 km dari hotel. Batu kapur kerucut terkenal Cappodocia ini terbentuk dari gunung berapi sekitar 16 juta tahun yang lalu.

  • Lembah Unta

Devrent Valley bisa ditempuh hanya 10 menit berkendara dari Göreme ini menawarkan pada wisatawan di alam bebatuan ajaib dan aneh. Devrent Valley telah menjadi favorit bagi pengunjung karena formasi bebatuan yang luar biasa. Cerobong peri kecil di lembah tampak membentuk lanskap bulan dan juga memiliki banyak batu yang menciptakan kebun binatang patung alami seperti bentuk unta, ular, anjing laut, dan lumba-lumba.

Baca Yuk :   Devrent Valley (Lembah Unta) Cappadocia, Tempat Berimajinasi Bersama Alam
  • Lembah Pasabag

Sebuah lembah yang dihiasi cerobong peri berbentuk jamur, sebuah ikon dari Kota Kapadokia. Lembah Pasabag dulunya adalah tempat tinggal para pendeta Kapadokia untuk menjauhkan diri dari peradaban. Cerobong peri yang ada untuk tempat tinggal di ketinggian dengan tujuan tersebut. Lembah itu juga memiliki kapel yang didedikasikan untuk Saint Simeon, dan pertapaannya para biarawan juga ada di sini. Cerobong peri yang mereka buat masih bisa dilihat hingga saat ini, yang paling terkenal di antaranya dibangun menjadi cerobong berkepala tiga dan satu-satunya yang bisa dikunjungi. Semua ini ada di tengah kebun anggur, yang disebut kebun anggur Pacha. Lembah ini sering juga disebut Lembah Monks.

Baca Yuk :   Lembah Pasabag Cappadocia, Wisata Negeri Dongeng Ala Turki
  • Pabrik karpet terkemuka di Cappadocia

Sebagai komoditas unggulan dan khas Negara Turki, karpet yang diproduksi oleh mereka sangat beragam dan kaya akan nilai seni yang tinggi, ada perpaduan antara corak Eropa dan Asia yang menghasilkan karpet berkualitas unggulan. Pabrik karpet Cappadocia ini adalah koperasi dan harganya seharusnya lebih murah daripada membeli karpet di toko. Kunjungan ke pabrik ini adalah menajadi tempat yang memberikan wawasan tentang bagaimana karpet dibuat, apa yang membuat karya mereka mahal, dan bagaimana karpet ini dapat bertahan selama berabad-abad.

  • Kerajinan lokal keramik terbaik

Turki terkenal sebagai tujuan untuk berbelanja dengan rempah-rempah eksotis, kain mewah, karpet, pernak-pernik dan banyak lagi lainnya. Pilihan yang cocok untuk dibawa pulang dari wilayah Cappadocia termasuk bordir buatan tangan pada syal, gelang atau anting-anting, keramik/tembikar, karpet tenunan tangan atau kilim, dan aprikot atau mulberry kering yang lezat. Tadisi pembuatan keramik dan tembikar telah mengakar kuat di wilayah Cappadocia yang bisa menarik pengunjung sekaligus mempromosikan hasil karya mereka.

  • Menonton pertunjukan Sufi (optional)

tarian sufi

Sema (Whirling dervishes ceremony), adalah inspirasi dari Mevlana Celaleddin Rumi (1207 – 1273) serta bagian dari budaya, kepercayaan, dan sejarah Turki di Konya. Sang darwis dengan topinya (batu nisan egonya), dan rok putihnya (kafan egonya) dilahirkan secara rohani untuk kebenaran. Ketika ia melepaskan jubah hitamnya, ia melakukan perjalanan dan maju menuju kedewasaan rohani melalui tahapan-tahapan Sema.

Baca Yuk :   Tarian Sufi, Tarian Religius Penuh Makna Yang Berasal Dari Turki

Obyek Wisata di Cappadocia – Istanbul

  • Mengunjungi kerajinan batu akik terkemuka di Cappadocia

Budaya yang telah lama mengakar kuat di Turki berpadu dengan aneka kebudayaan dari bangsa lainnya, menciptakan suatu kesenian khas yang kaya dan memesona setiap wisatawan yang bertandang ke negeri ini. Selain akik, ada juga pernak-pernik lain yang bisa kita temukan di sini, mulai dari cincin, kalung, dan gelang.

  • Istana Topkapi

Tips Penting sebelum masuk Topkapi Turki

Meskipun antrean cukup panjang, namun tidak menyurutkan para pengunjung yang ingin masuk ke tempat bersejarah yang satu ini. Karena apa? Di situlah tempat peninggalan para Nabi dipamerkan yaitu namanya ‘Sacred Relics Topkapi Palace’. Menariknya, khusus pengunjung yang bukan beragama Islam diharuskan memakai sarung kepala atau selendang dan menutup kaki mereka dengan kain sarung untuk menghormati peninggalan Nabi tersebut. Ruangan ini dulunya adalah ruangan pribadi sultan. Sayangnya, kita dilarang mengambil foto selama berada di dalam ruangan ini. Salah satu koleksi di sini yaitu tongkat Nabi Musa as., sebuah tongkat yang diriwayatkan bisa berubah menjadi ular besar dan mengalahkan ular kecil dari para penyihir Raja Fir’aun di Mesir. Ribuan tahun telah berlalu, namun tongkat beliau masih terjaga baik. Tongkat tersebut berwarna coklat kehitaman, terbuat dari cabang pohon, bentuknya lurus dengan dua cabang di ujung atasnya.

Baca Yuk :   Topkapi Palace Turki, Membuka Kembali Lembar Sejarah Kejayaan Kesultanan Turki

  • Grand Bazaar

pernak-pernik di grand bazaar 2

Grand Bazaar terletak di İstanbul, kota terbesar di Turki, dan sejarahnya kembali ke pertengahan abad ke-15, era Sultan Mehmet II Sang Penakluk. Pasar hari ini terdiri dari penjual perhiasan, pandai emas, toko barang antik kecil, penjahit, dan pedagang karpet dan tekstil. Ada juga penjual yang menjual souvenir, tas desainer asli, pakaian, dan barang-barang mewah lainnya. Pengunjung di pasar kuno ini bias menemukan barang sehari-hari dengan harga terjangkau untuk barang antik, karya seni, dan permata. Ini adalah salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi oleh wisatawan se-dunia.

Baca Yuk :   Grand Bazaar Istanbul-Turki, Pasar Tertua yang Megah nan Eksotis

  • Taksim Square

Kata Taksim berarti “pembagian” atau “distribusi”. Alun-alun Taksim awalnya titik di mana garis-garis atau aliran air utama dari utara Istanbul dikumpulkan dan bercabang ke bagian lain dari kota. Daerah ini didirikan oleh Sultan Mahmud I. Selain itu, kata “Taksim” dapat merujuk pada bentuk musik improvisasi khusus dalam musik klasik Turki yang dipandu oleh sistem Makam. Bangunan penting yang pernah berdiri di alun-alun adalah Taksim Artquery Barracks abad ke-19 (Taksim Topçu Kışlası, yang kemudian menjadi Stadion Taksim), tetapi dihancurkan pada tahun 1940 selama pekerjaan konstruksi Taman Taksim (Taksim Gezi Parkı).

Baca Yuk :   Taksim Square Istanbul-Turki, Nuansa Modern Kota Istanbul

Terima kasih telah mempercayakan perjalanan Anda bersama tourketurki.com

* itinerary may change due to flight schedules, traffic, weather, or any other unexpected conditions.

Harga termasuk :

  • Local Tour Guide Asli Turki BERLISENSI dan fasih berbahasa Indonesia.
  • Akomodasi hotel bintang 5/4 selama tour di Turki.
  • Transportasi dengan FREE WiFi
  • Meals (sarapan, makan siang, makan malam) selama tour di Turki.
  • Tiket masuk museum sesuai itinerary.
  • Porter di hotel.
  • Parkir.
  • Tipping hotel dan restaurant.
  • FREE Bosphorus Cruise di Istanbul Turki​.

Harga tidak termasuk :

  • Tiket pesawat International ke Turki.
  • Tiket domestic flight di Turki. Estimasi : USD 80.
  • Visa Turki. Biaya Visa dan kepengurusannya Rp 500.000,00 /peserta.
  • Tipping professional Tour Guide : USD 5 /peserta /hari.
  • Tipping professional Driver : USD 3 /peserta /hari.
  • Personal expenses.
We are ONLINE Here