tour ke turki januari 2017

Benarkah Masjid Ulu Camii Bursa (Masjid Agung Bursa) Awalnya Akan Dibangun 20 Masjid?

Posted by hotel turki on 23rd December 2017
| 119 views
Anda ingin mengetahui Kapan Tour ke Turki terdekat? Atau anda ingin menentukan sendiri destinasi dan rencana trip tour ke Turki anda? Kami dapat membantu anda dengan membuatkan Custom Itinerary khusus untuk anda. Dengan Private Tour ke Turki kami, bahkan anda dapat menentukan sendiri tanggal keberangkatannya.

Masjid Agung Bursa (Masjid Ulu Camii)

Berbicara tentang Turki, yang ada dalam benak kita tentu akan langsung tertuju pada Kota Istanbul dan Ankara. Namun, ada satu kota yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, yakni Kota Bursa. Apa yang istimewa dari kota ini?

BEST DEAL TURKEY Opentrip tourketurki.com : “ONLY $1300” (9D8N) – ADANA – CAPPADOCIA – TOKAT – BALLICA – AMASYA – ANKARA – ISTANBUL by Qatar Airways ➡ ➡ Grab it fast and book now! More info : DIKA (089-697-287-456)

Kota Bursa Turkey / Turki

kota bursa di turkeyView yang indah dari Kota Bursa Turkey

Bursa adalah salah satu kota tua di Turki yang memiliki peranan teramat penting bagi sejarah Turki, sekaligus juga merupakan kota terbesar ke-4 setelah Istanbul, Ankara, dan Izmir. Bursa, adalah kota tempat Turki Usmani atau Dinasti / Emperium / Kekaisaran / Ke-Khalifahan Usmaniyah berawal. Di Kota Bursa ini juga, menjadi tempat peristirahatan terakhir pendiri Emperium Usmaniyah, Osman dan putra Orhan Gazi.

Lokasi Bursa yang cukup dekat dengan Konstantinopel (kini Istanbul), telah menjadi pilihan lokasi yang strategis oleh para penguasa baik dari bangsa Arab maupun Seljuk yang memang berlomba-lomba untuk bisa menaklukan Konstantinopel saat itu. Bursa terletak di Turki bagian barat, di tepian laut Marmara yang memisahkannya dengan Istanbul. Bursa juga merupakan wilayah Turki yang berada di tanah Benua Asia. Selain dikenal sebagai kota bersejarah, Bursa juga merupakan kota industri dan sudah menjadi semacam sentranya industri otomotif bagi berbagai merek mobil Eropa. Dari Istanbul yang dikenal luas sebagai “ibukotanya Turki” di Eropa, Bursa dapat dicapai melalui perjalanan darat dan ferry penyeberangan sekitar 4 jam perjalanan.

Masjid Ulu Camii Bursa

Masjid Agung Bursa (Masjid Ulu Camii)

Bursa menjadi salah satu destinasi favorit turis karena menyimpan banyak peninggalan sejarah Islam. Selain dari panorama kotanya yang indah, Bursa juga sangat layak dijadikan objek wisata sejarah sebab di kota ini sangat kaya akan monumen keagamaan. Banyak tempat-tempat bersejarah yang bisa dikunjungi disana. Seperti masjid-masjid yang menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah Masjid Agung Bursa atau Masjid Ulu Camii Bursa. Siapa yang tidak mengenalnya, paling tidak kita pernah mendengar nama Masjid Agung Bursa ini yang merupakan masjid terbesar di Turki.

Masjid Agung Bursa atau Bursa Grand Mosque atau Bursa Ulu Camii adalah masjid tua yang berada di kota Bursa. Lokasi masjid ini berada di Atatürk Boulevard di kawasan kota tua Bursa. Dibangun dengan perpaduan gaya Seljuk – Usmaniyah, pada tahun 1396 hingga tahun 1399, atas perintah dari Sultan Yildirim Bayezid I. Rancangan dan pembangunan masjid ini dilaksanakan oleh Arsitek Ali Neccar di tahun 1396–1399. Pembangunan masjid ini merupakan janji dari Yildirim Bayezid I pada saat memenangkan perang Battle of Nicopolis in 1396.

Sejarah Masjid Ulu Camii Bursa

Ada yang menarik dari cerita yang beredar di sana yang menyebutkan bahwa Masjid Agung Bursa atau Ulu Camii ini dibangun dengan dua puluh kubah berhubungan dengan Janji dari Yıldırım Bayezid I yang akan membangun 20 masjid apabila berhasil memenangkan perang melawan Pasukan Salib di Perang Nicopolis. Sayangnya ketika beliau memenangkan perang tersebut, bendahara kerajaan menyampaikan pada sang arsitek bahwa keuangan kerajaan tidak mencukupi untuk pembangunan 20 masjid. Hingga rencana ini akhirnya diubah menjadi membangun masjid dengan 20 kubah.

Para pengamat seni bina arsitektur masjid menyebutkan bahwa masjid Agung Bursa ini sebagai masjid dengan gaya arsitektur murni Bangsa Seljuk. Maka atas inisiatif arsitek Ali Neccar, dibuatlah sebuah masjid besar dengan 20 kubah dan diberi nama Ulu Camii. Dalam bahasa arab ‘Ulu’ berarti tinggi / agung, sedangkan ‘Camii / Jami’ adalah Masjid yang digunakan untuk berjamaah lima waktu, maka Ulu Camii maksudnya adalah Masjid Agung.

Masjid Agung Bursa merupakan masjid terbesar di Bursa sekaligus merupakan landmark arsitektur Seljuk karena memang menggunakan begitu banyak elemen dari arsitektur dinasti Seljuk yang sangat kental, dan pembangunannya pada Era awal emperium Usmaniyah. Badan dunia UNESCO telah memasukkan Masjid Agung Bursa (Ulu Cami) ke dalam daftar warisan budaya dunia di tahun 2014 dengan menyebut Masjid Agung Bursa sebagai salah satu masjid terpenting dalam sejarah Islam.

Arsitektur Masjid Agung Bursa/ Masjid Ulu Camii Bursa

1. bursa-ulu-camiiEksterior Masjid Ulu Camii yang memiliki 20 kubah 

Bangunannya berdenah persegi panjang dengan luas mencapai 2200 m2. Ada dua puluh kubah di bagian atapnya yang menjadi ciri khas masjid ini. Kubah-kubah tersebut terdiri dari empat baris, masing masing baris terdiri dari lima kubah, ditopang oleh 12 tiang persegi empat yang juga berukuran sangat besar. Dua belas pilar kuat berbentuk segi empat dan dihubungkan dengan lengkungan runcing mengingatkan akan warisan arsitektur Seljuk. Jejeran tiang-tiang besar tersebut menghasilkan lorong-lorong dan ruang yang tercipta diantara jejerannya, dibawah masing masing kubah. Hal ini menciptakan privasi tersendiri bagi Jemaah. Selain dua puluh kubah besar, masjid ini juga dilengkapi dengan dua Menara.

Jamik ini terletak di jantung kota Bursa, sekitar 100 km sebelah selatan Istanbul. Di sekitarnya adalah pusat belanja dan keramaian. Dari luar Ulu Camii terlihat seperti konstruksi batu berbentuk persegi dan berwarna terang. Sebagian dindingnya tertutup keramik. Bagian luarnya punya pahatan lengkung dan punya jendela-jendela kecil. Ia dilengkapi dua menara. Pelatarannya sangat luas. Memiliki deretan tempat wudu bertempat duduk dari batu rendah. Sering digunakan orang untuk sekadar duduk-duduk.

Ekterior Masjid Agung Bursa seluruhnya terbuat dari bahan batu. Satu unit pancuran air penuh ornamen ditempatkan di pelataran masjid di depan menara masjid. Menara kembar yang tampak identik satu dengan lain yang mengapit masjid ini sebenarnya dibangun pada waktu yang berbeda. Satu menara di sisi barat merupakan bangunan menara yang dibangun bersamaan dengan pembangunan masjid pada saat awal, sedangkan menara yang berada disebelah timur dibangun kemudian oleh Sultan Mehmet I pada abad ke 15.

1 masjid ulu camiiInterior Masjid Ulu Camii

Jika bagian luar terlihat sederhana, interiornya sebaliknya. Luar biasa. Pintu masuknya ada tiga. Salah satu menghadap bazaar, satu lagi ke arah pelataran dan taman kota. Masing-masing terbuat dari kayu dan kaca. Di musim dingin setiap dilapisi penutup berbahan kulit tebal. Para pengunjung membuka sepatu di depan pintu dan membawanya masuk ke dalam. Mereka meletakkannya di dalam rak-rak sepatu yang tersebar di bagian dalam masjid. Atau memasukkan dalam tas plastik. Masjid ini terdiri dari satu lantai.

interior - tempat wudhu ulu camiiTempat wudhu Masjid Ulu Camii

Masuk ke dalam masjid, pandangan mata kita akan segera tertuju ke bagian tengah masjid. Sebuah ruangan rendah berpagar kayu rendah dengan kolam air dan air mancur di tengah yang tertumpah ke kolam dengan warna biru muda yang indah. Terbuat dari keramik yang dijadikan sebagai tempat wudu. Karena terbuka, hanya para pria yang menggunakannya. Kubah di atasnya berfungsi ganda sebagai jendela. Memberi cahaya ke dalam ruangan masjid seluas sekira 5000 meter persegi ini. Jika panas, jendela bisa dibuka. Udara masuk dan air akan menyejukkan suasana di dalam. Menciptakan harmoni dalam masjid. Tak heran suasana nyaman akan sangat terasa di sini. Apalagi dengan karpet tebal berwarna dominan merah.

Pancuran tempat wudhu ini memiliki cerita tersendiri. Konon disebutkan bahwa pada saat akan dibangun masjid di tempat tersebut sempat terhambat pada saat proses pembebasan lahan karena ada seorang wanita tua yang tidak mau melepaskan lahan dan rumahnya untuk dibebaskan sebagai lahan pembangunan masjid tersebut. Setelah wanita tua tersebut meninggal, sang ahli waris mengizinkan pembangunan masjid dengan salah satu syarat, yaitu tidak mengganggu kepada rumah warisan ibunya. Setelah menyerah dengan keadaan masjid yang semakin banyak jamaah dan pengunjungnya, akhirnya rumah tersebut dirubuhkan dan dijadikan Shardevan atau sebuah bangunan kecil untuk mengambil air wudhu di sekitaran Masjid Agung Bursa.

Ada juga yang menyebutkan bahwa wanita tua itu justru dengan sukarela melepaskan rumah dan lahannya untuk dibeli oleh Sultan bagi keperluan pembangunan masjid tersebut setelah terus terusan bermimpi hal yang sama. Nah, sebagai bentuk penghormatan kepada wanita tersebut, arsitek masjid ini dengan sengaja membangun sebuah pancuran tempat wudhu di dalam masjid ini di lokasi persis bekas rumah wanita tua tersebut.

interior masjid agung ulu camiiInterior Masjid Ulu Camii

Mitos / Legenda Masjid Ulu Camii

Sebagaimana bangunan masjid tua yang pekat dengan sejarah, ada sebuah legenda yang tersebar sejak ber-abad lalu. Konon kata legenda yang berkembang disekitar Karagöz dan Hacivat, konon disebutkan bahwa seni pertunjukan bayangan boneka (seperti pertunjukan wayang kulit di Jawa) yang berkembang di kota Bursa para tokohnya itu diambil dari cerita para para pekerja bangunan Masjid Agung Bursa ini. Diceritakan bahwa dua pekerja bernama Karagöz dan Hacivat mempunyai tabiat buruk suka mengganggu para pekerja lainnya dengan gurauan dan lelucon yang berakibat kepada terlambatnya pekerjaan mereka membangun masjid ini dan mengundang kemarahan dari Sultan dan berbuntut kepada pemberian hukuman kepada mereka.

Keunikan / keistimewaan Masjid Ulu Camii

Salah satu yang menarik dari Masjid Agung Bursa adalah adanya sebuah mihrab yang khas dengan ukiran Turki. Mihrab yang sangat indah dan menjadi kiblat tersebut mengingatkan kita juga akan keindahan Sang Pencipat Alam Semesta. Di bagian timur masjid terdapat panorama kayu geometrik yang mempunyai sistem tersendiri, orang-orang Barat sering menyebutnya sebagai simbol galaksi. Teori tersebut juga pernah diungkapkan oleh Galileo di sebuah gereja pada 200 tahun yang lalu.

Mihrabnya konon salah satu yang termolek di dunia. Warna keemasan mendominasi, di bawah kaligrafi lengkung dipahat mengikuti lengkungan tersebut. Dihiasi lukisan bagai batik dan kaligrafi baik bagian samping dan atasnya. Pahatan kayu coklat tua mimbarnya pun tak bisa dibilang biasa. Penuh pahatan halus bagai ukir-ukiran. Sekelilingnya dibatasi oleh kaca tinggi.

mihrab ulu camiiMihrab Masjid Ulu Camii

Pada Abad Pertengahan, para ilmuwan Islam dan Barat berbeda pendapat dalam beberapa bidang ilmu pengetahuan, namun perbedaan itu tidak menjadi sebuah pertengkaran malah dijadikan ajang kolaborasi dan kompetisi. Mihrab yang berada di Masjid Agung Bursa berasal dari Yavuz Sultan Selim sebagai bentuk hadiah, kala itu beliau baru menaklukan kawasan Mesir dan membawa mihrap ke Masjid Agung Bursa setelah itu dilanjutkan membawa kain untuk menutupi wajah Kabah. Ketika Kabah ditutupi kain, Yavuz Sultan Selim sendiri yang mengerjakannya sambil berdoa agar Rumah Allah tersebut selalu terlihat indah. Kain yang diberikan oleh sang sultan untuk Kabah juga dihiasi dengan tulisan-tulisan kaligrafi yang sangat indah.

kaligrafi ulu camiiSalah satu kaligrafi di Masjid Ulu Camii

Satu lagi keistimewaan Ulu Camii adalah seni kaligrafi yang menghiasi interior. Hampir keseluruhan dinding dan pilar jamik dipenuhi lukisan kaligrafi. Ada 192 karya para seniman Turki Utsmani terkenal di zaman tersebut. Menjadikannya sebagai salah satu contoh kaligrafi terbaik di dunia. Selain kaligrafi sebagian tembok tertutup lukisan unik. Di sekitar satu pintu masuk misalnya. Berlukis lipatan gorden di sekelilingnya. Sementara kaligrafinya ada yang berada dalam dipigura. Atau dilukis dengan warna hitam di permukaan dinding. Pilar sebelah kanan atas menggambarkan sebuah kaligrafi awal Ayat Kursi. Ayat ini kemudian dilanjutkan ke pilar sebelah kiri, mengelilingi tempat wudu di tengah masjid, lalu berakhir di tempat salat wanita. Para wanita bersembahyang di bagian belakang. Dibatasi oleh rak-rak sepatu.

Sesekali kita jumpai sebagian wanita salat atau mengaji di luar bagian agak tertutup itu. Di sana telah disediakan banyak tasbih untuk berdzikir. Selain itu, terdapat tempat/loker untuk meletakkan sepatu meskipun tidak tertutup di dalam area masjid. Demikian pula dengan kaligrafi Surah Al-Fatihah, dimulai dari pilar yang sama hingga kelima. Di tembok sebelah barat, bisa kita temukan sebuah pigura panjang. Dengan kaligrafi dari Quran surah Ali Imraan : 159. Sedangkan di atas pintu sebelah barat terpampang Surah Al- Buruuj : 20. Di daerah sembahyang para wanita, empat huruf wau besar saling membelit. Simbol dari umat yang melingkupi Rasulullah SAW. Sebuah kaligrafi berbentuk bunga, semua diawali dengan huruf wau, adalah tulisan indah Surah Asy-Syam : 1-7. Menawan! Banyak ahli yang mengatakan bahwa Ulu Camii memiliki salah satu contoh kaligrafi Islam terbesar di dunia.

Masjid ulu camii malam hariMasjid Ulu Camii pada malam hari

Saat ini Masjid Agung Bursa (Ulu Camii) telah menjadi salah satu objek wisata yang menarik perhatian wisatawan dari mancanegara. Masjid terbuka setiap hari untuk kunjungan wisatawan di luar waktu sholat. Para pengunjung diharuskan untuk berpakaian sopan dan sederet aturan lainnya sebagaimana layaknya masuk ke dalam masjid. Masjid Agung Bursa pada setiap harinya selalu dikunjungi oleh para peziarah. Kawasan tersebut juga sudah dinobatkan sebagai kawasan wisata di Turki. Keindahan dari Masjid Agung Bursa dapat dilihat dari berbagai arah terutama di malam hari dengan simponi cahaya lampunya. Seperti inilah gambaran keindahan masjid yang dibangun pada masa Ottoman ini. Masih begitu banyak keindahan masjid yang bisa kita temukan di negeri para penakluk ini.

Data Masjid Ulu Camii Bursa

Alamat: Nalbantoğlu Mahallesi, Atatürk Cd., 16010 Osmangazi/Bursa, Turki
Dibuka: 1399
Telepon: +90 224 221 04 67
Afiliasi: Islam
Arsitek: Ali Neccar
Gaya arsitektur: Arsitektur Islam, Arsitektur Utsmaniyah, Seljuk architecture

Masjid Ulu Camii Google Map

Panorama Masjid Ulu Camii Bursa


Bagian dalam Masjid Ulu Camii


Bagian dalam Masjid Ulu Camii


Depan Masjid Ulu Camii

 

Video Masjid Ulu Camii Bursa


Anda ingin mengetahui Kapan Tour ke Turki terdekat? Atau anda ingin menentukan sendiri destinasi dan rencana trip tour ke Turki anda? Kami dapat membantu anda dengan membuatkan Custom Itinerary khusus untuk anda. Dengan Private Tour ke Turki kami, bahkan anda dapat menentukan sendiri tanggal keberangkatannya.

Tunggu apalagi, silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai harga dan pemesanan Pemesanan Paket Tour ke Turki, Private Tour Turki / Family Tour Turki :


089-697-287-456 Area Indonesia ( Call, Whatsapp , Line )

HUBUNGI KAMI VIA WHATSAPP